|  Indonesia, WIB
Beranda › Nasional › Prabowo Perintahkan Pemadaman Karhutla Fokus ke Tanjung Puting
Nasional

Prabowo Perintahkan Pemadaman Karhutla Fokus ke Tanjung Puting

Prabowo Perintahkan Pemadaman Karhutla Fokus ke Tanjung Puting

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan fokus pemadaman karhutla pada Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah melalui operasi darat, mengingat nilai konservasi kawasan tersebut. Operasi darat menjadi pilihan utama akibat kabut asap tebal yang menghambat operasi udara, dengan target harian mencapai 692 hektare. Rekomendasi strategis mencakup penguatan patroli terpadu dan pembangunan infrastruktur pencegahan di zona penyangga kawasan konservasi.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan aparat penanggulangan bencana untuk memfokuskan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Provinsi Kalimantan Tengah, serta wilayah terdampak lainnya di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 12 Oktober 2026. Rapat dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, sejumlah panglima daerah militer, kapolda, dan gubernur dari daerah terdampak karhutla. Keputusan ini menegaskan prioritas pemerintah dalam melindungi kawasan konservasi bernilai ekologis tinggi di tengah eskalasi bencana asap.

Fokus Pemadaman pada Kawasan Konservasi Strategis

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan pusat konservasi dan rehabilitasi orangutan (Pongo pygmaeus) terbesar di dunia. Kawasan ini memiliki tingkat kerawanan ekologis yang sangat tinggi jika terpapar api. Pemerintah menempatkan kawasan konservasi ini sebagai prioritas utama dalam upaya pemadaman, mengingat dampak kerusakan yang mungkin terjadi tidak hanya mengancam satwa dilindungi, tetapi juga keseimbangan ekosistem dan mata pencaharian masyarakat sekitar. Dalam rapat terbatas tersebut ditekankan bahwa pemadaman karhutla saat ini lebih banyak mengandalkan operasi darat. Kabut asap yang terlalu tebal di sejumlah daerah menyebabkan jarak pandang tidak aman untuk mendukung operasi udara. Kondisi ini menuntut pergerakan personel dan peralatan di lapangan secara lebih masif, terutama di titik-titik rawan yang berada di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

  • Sasaran utama pemadaman: Taman Nasional Tanjung Puting dan wilayah rawan lain di Kalimantan Tengah.
  • Wilayah prioritas tambahan: sejumlah daerah terdampak karhutla di Sumatera Selatan.
  • Pendekatan operasional: operasi darat oleh TNI, Polri, dan relawan.
  • Pertimbangan utama: melindungi kawasan konservasi dan pusat rehabilitasi orangutan dari kerusakan permanen.

Sinergi TNI-Polri dan Target Penanganan Harian

Panglima TNI Jenderal Dudung Abdurachman menyatakan bahwa seluruh kekuatan telah diturunkan untuk menangani karhutla. TNI, Polri, dan relawan bergerak dengan kemampuan maksimal menjangkau area hingga 692 hektare per hari. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan kapasitas operasional dibandingkan periode sebelumnya, meskipun operasi darat menghadapi hambatan berupa asap tebal, medan gambut, dan akses yang sulit. Fokus pada Taman Nasional Tanjung Puting dan sekitarnya menjadi penegasan komitmen pemerintah dalam melindungi kawasan konservasi strategis. Selain mencegah kerusakan habitat orangutan, pengendalian karhutla di kawasan ini berkaitan langsung dengan stabilitas ekologi dan sosial ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah. BNPB juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memastikan distribusi sumber daya serta logistik pemadaman berjalan tepat sasaran.

Sebagai catatan strategis bagi pemerintah daerah, penguatan patroli terpadu di zona penyangga Taman Nasional Tanjung Puting perlu dilanjutkan secara konsisten. Pemerintah kabupaten dan provinsi di Kalimantan Tengah direkomendasikan untuk mempercepat pembangunan sekat bakar kanal, memperkuat sistem peringatan dini berbasis partisipasi masyarakat, serta mengalokasikan anggaran khusus untuk rehabilitasi lahan gambut pascakebakaran. Langkah-langkah tersebut akan mengurangi risiko terulangnya karhutla di masa mendatang sekaligus menjaga fungsi konservasi kawasan yang menjadi warisan ekologis nasional.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Prabowo Subianto, Suharyanto, Dudung Abdurachman
Organisasi: BNPB, TNI, Polri
Lokasi: Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jakarta
Berita Terkait