|  Indonesia, WIB
Beranda › Analisis › Analisis Kerawanan Pesisir Utara Jawa: Abrasi Ancam 7 Kabupaten d...
Analisis

Analisis Kerawanan Pesisir Utara Jawa: Abrasi Ancam 7 Kabupaten di Jawa Tengah

Analisis Kerawanan Pesisir Utara Jawa: Abrasi Ancam 7 Kabupaten di Jawa Tengah

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat tujuh kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah berstatus rawan abrasi tingkat tinggi, dengan laju kerusakan garis pantai mencapai 3–5 meter per tahun. Kawasan terparah berada di Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Demak, dan Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Pemerintah daerah diminta menyusun mitigasi terpadu melalui penguatan data pemantauan, pengendalian alih fungsi lahan, dan keterlibatan masyarakat.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengidentifikasi tujuh kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan lingkungan tinggi akibat abrasi. Kajian terbaru yang dipaparkan dalam seminar nasional Universitas Diponegoro pada Minggu, 19 Oktober, menunjukkan bahwa Kabupaten Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Demak, Jepara, dan Rembang menghadapi ancaman serius terhadap garis pantai. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Sujarwo, menegaskan bahwa gelombang tinggi dan peningkatan permukaan air laut menjadi faktor utama penyebab kerusakan pantai di kawasan tersebut.

Data KKP mencatat laju abrasi di sejumlah titik mencapai 3 hingga 5 meter per tahun. Lokasi dengan tingkat abrasi paling parah berada di Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Demak, dan Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Kondisi ini mengancam permukiman warga, lahan tambak, serta ekosistem mangrove yang selama ini menjadi penahan alami gelombang. Hasil pemetaan ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk segera menyusun strategi mitigasi yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Pemetaan Kerawanan Abrasi di Tujuh Kabupaten Pesisir Utara Jawa Tengah

Berdasarkan kajian KKP, berikut rincian indikator kerawanan lingkungan di pesisir utara Jawa Tengah:

  • Kabupaten Brebes: abrasi melanda pesisir Kecamatan Brebes dan Kecamatan Wanasari dengan laju 3–4 meter per tahun.
  • Kabupaten Tegal: area pesisir Kecamatan Suradadi dan Kecamatan Kramat mengalami degradasi garis pantai hingga 4 meter per tahun.
  • Kabupaten Pemalang: abrasi terparah di Kecamatan Petarukan dan Kecamatan Taman dengan laju 3–5 meter per tahun.
  • Kabupaten Kendal: pesisir Kecamatan Rowosari dan Kecamatan Kaliwungu mengalami penyusutan pantai signifikan.
  • Kabupaten Demak: Kecamatan Kedungjati menjadi zona kritis dengan laju abrasi mencapai 5 meter per tahun.
  • Kabupaten Jepara: kawasan pesisir Kecamatan Jepara dan Kecamatan Tahunan terdampak abrasi tingkat tinggi.
  • Kabupaten Rembang: Kecamatan Kaliori mencatat laju abrasi 5 meter per tahun, disertai kerusakan ekosistem mangrove.

Langkah Penanganan dan Rekomendasi Strategis bagi Pemerintah Daerah

Pemerintah kabupaten di kawasan pesisir utara Jawa telah melakukan upaya mitigasi abrasi, antara lain melalui penanaman mangrove dan pembangunan cekdam atau bronjong batu di titik rawan. Namun, Sujarwo menilai program tersebut belum optimal karena keterbatasan anggaran dan koordinasi lintas sektor. Forum Pesisir Jawa Tengah meminta pemerintah provinsi segera mengalokasikan dana khusus untuk mitigasi abrasi agar upaya penanganan berjalan lebih efektif.

Kerusakan ekosistem mangrove dan mundurnya garis pantai berpotensi mengganggu perekonomian warga yang bergantung pada sektor perikanan dan pariwisata pesisir. Oleh karena itu, sejumlah rekomendasi perlu dipertimbangkan pemerintah daerah:

  • Penguatan data pemantauan laju abrasi secara real-time sebagai basis perencanaan dan peringatan dini.
  • Pengendalian alih fungsi lahan di sempadan pantai untuk menjaga ruang mitigasi dan fungsi ekologis kawasan.
  • Peningkatan keterlibatan masyarakat dalam rehabilitasi mangrove dan pengawasan garis pantai.

Catatan strategis bagi pemerintah daerah adalah pentingnya menetapkan kawasan pesisir sebagai prioritas program pembangunan. Komitmen politik dan sinergi antarwilayah di pesisir utara Jawa Tengah menjadi kunci dalam menekan laju abrasi serta melindungi permukiman dan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Sujarwo
Organisasi: Kementerian Kelautan dan Perikanan, Universitas Diponegoro, Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Forum Pesisir Jawa Tengah
Lokasi: Pulau Jawa, Jawa Tengah, Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Demak, Jepara, Rembang, Kecamatan Kedungjati, Kecamatan Kaliori
Berita Terkait