|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Tiga Orang, BPBD Turun ke...
Regional

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Tiga Orang, BPBD Turun ke Lokasi

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Tiga Orang, BPBD Turun ke Lokasi

Tanah longsor yang terjadi di Desa Cikalong, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada 27 Oktober 2026 mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tujuh orang luka-luka. BPBD Jawa Barat telah mengerahkan tim evakuasi ke lokasi, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari serta merencanakan relokasi warga dari zona rawan. Pemetaan daerah rawan longsor akan diperbarui untuk memperkuat mitigasi bencana di wilayah tersebut.

Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pada 27 Oktober 2026 pukul 02.30 WIB, tanah longsor terjadi di pemukiman warga Desa Cikalong, Kecamatan Cisarua, setelah hujan lebat berlangsung selama lima jam. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, tujuh orang luka-luka, serta lima unit rumah rusak berat tertimbun material. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat langsung mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat di lokasi kejadian.

BPBD Terjunkan Tim Reaksi Cepat, Evakuasi Terkendala Material Longsor

Tim reaksi cepat BPBD Jawa Barat bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Proses evakuasi sempat terhambat oleh akses jalan yang tertutup material longsor. Alat berat dikerahkan untuk membuka akses dan mencari kemungkinan korban yang masih tertimbun. Hingga saat ini, upaya evakuasi terus dilakukan di sejumlah titik terdampak bencana.

Berdasarkan data sementara BPBD, berikut rincian indikator kerawanan dan kronologi kejadian tanah longsor di lokasi:

  • Lokasi kejadian: Desa Cikalong, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
  • Waktu kejadian: 27 Oktober 2026 pukul 02.30 WIB.
  • Pemicu: hujan lebat berlangsung lima jam sebelum longsor terjadi.
  • Dampak: lima rumah rusak berat, tiga warga meninggal dunia, tujuh warga terluka.
  • Akses: jalan desa tertutup material longsor sehingga evakuasi terhambat.

Status Tanggap Darurat dan Langkah Relokasi Warga dari Zona Rawan

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung sejak hari kejadian. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pendampingan terhadap korban serta warga terdampak. Bupati Bandung Barat, Hengky Firmansyah, menginstruksikan agar warga yang tinggal di lereng rawan longsor segera direlokasi ke hunian tetap yang lebih aman. Pemerintah daerah menyiapkan langkah relokasi sebagai bagian dari upaya mitigasi jangka panjang.

Dinas PUPR Kabupaten Bandung Barat akan melakukan asesmen geoteknik di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan area terdampak sebelum proses relokasi dan penataan lingkungan dilakukan. Selain itu, pemetaan daerah rawan longsor di Kabupaten Bandung Barat akan diperbarui secara menyeluruh untuk mengurangi risiko bencana di masa depan, khususnya di Kecamatan Cisarua dan wilayah lereng lainnya.

Sebagai catatan strategis, kejadian tanah longsor di Desa Cikalong menegaskan perlunya penguatan sistem peringatan dini berbasis komunitas di kecamatan-kecamatan yang berada pada lereng curam. Pemerintah daerah perlu mengintegrasikan hasil pemetaan risiko ke dalam rencana tata ruang wilayah sehingga permukiman di zona bahaya tinggi dapat diminimalisasi. Selain itu, relokasi warga ke hunian tetap yang layak harus disertai program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat tidak kembali membangun rumah di kawasan rawan bencana ketika kondisi tanah dinyatakan stabil.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Hengky Firmansyah
Organisasi: BPBD, Pemerintah Daerah, Dinas PUPR
Lokasi: Bandung Barat, Jawa Barat, Desa Cikalong, Kecamatan Cisarua
Berita Terkait