Regional
Ribuan Warga Lereng Merapi Diimbau Waspada Luncuran Awan Panas
13 Oktober 2026, 00:00
Lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, DIY
15 views
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau ribuan warga yang bermukim di kawasan rawan bencana (KRB) III Lereng Gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luncuran awan panas (wedhus gembel). Imbauan ini dikeluarkan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang tercatat oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
BPPTKG melaporkan dalam periode pengamatan 24 jam terakhir terjadi 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong. BPBD Sleman telah menyiagakan seluruh pos pengamatan, alat peringatan dini (early warning system), serta koordinasi dengan tim tanggap darurat desa. Masyarakat dihimbau untuk mengikuti informasi resmi dari BPPTKG dan tidak beraktivitas dalam radius 3-5 kilometer dari puncak.
Pemetaan wilayah terdampak potensi awan panas meliputi beberapa desa di Kecamatan Cangkringan, Pakem, dan Turi. Pemerintah daerah telah memastikan kesiapan sejumlah titik pengungsian darurat beserta logistiknya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di wilayah yang secara geografis rawan terhadap ancaman erupsi gunung api.
Entitas dalam Berita
Organisasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Lokasi: Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lereng Gunung Merapi, Gunung Merapi, Kali Krasak, Kali Boyong, Kecamatan Cangkringan, Pakem, Turi