|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Longsor di Kampung Pasir Pulus Kabupaten Bandung Barat Rusak 10 R...
Regional

Longsor di Kampung Pasir Pulus Kabupaten Bandung Barat Rusak 10 Rumah

Longsor di Kampung Pasir Pulus Kabupaten Bandung Barat Rusak 10 Rumah

Longsor di Kampung Pasir Pulus, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, pada 28 Oktober 2026 mengakibatkan 10 rumah rusak berat dan 2 warga luka-luka. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat dalam penanganan darurat serta melakukan pemetaan rawan yang mengidentifikasi 12 titik rawan longsor baru. Kajian geologi teknis disiapkan sebagai dasar relokasi jangka panjang bagi warga di kawasan berisiko tinggi.

Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Pasir Pulus, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa, 28 Oktober 2026, pagi. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Material lumpur dan batuan dari perbukitan menerjang permukiman warga, mengakibatkan 10 unit rumah mengalami rusak berat dan 2 warga menderita luka-luka. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, dan relawan langsung melakukan evakuasi korban ke lokasi aman.

Kronologi dan Dampak Bencana di Kecamatan Cihanjuang

Longsor terjadi pada pagi hari ketika sebagian besar warga bersiap menjalani aktivitas. Hujan deras yang berlangsung sejak dua hari sebelumnya membuat tanah di lereng perbukitan menjadi jenuh dan tidak mampu menahan lapisan material di atasnya. Akibatnya, lumpur dan batuan meluncur menuju permukiman yang berada di jalur paparan langsung. Kejadian ini menimbulkan kerusakan signifikan pada belasan rumah warga.

  • 10 unit rumah warga mengalami rusak berat;
  • 2 warga mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis;
  • Pemerintah daerah membuka posko pengungsian di balai desa;
  • Logistik berupa makanan, selimut, dan layanan kesehatan didistribusikan kepada warga terdampak;
  • BPBD Provinsi Jawa Barat mengirimkan tim reaksi cepat untuk membantu asesmen kerusakan.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dengan memprioritaskan keselamatan warga yang masih berada di sekitar lokasi longsor. Warga yang rumahnya rusak dievakuasi menuju tempat yang lebih aman, sementara petugas terus melakukan pendataan terhadap jumlah pengungsi dan kebutuhan darurat. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga mengerahkan personel untuk memastikan akses jalan dan fasilitas umum segera pulih.

Pemetaan Rawan dan Upaya Penanganan Pemerintah Daerah

Menyikapi bencana ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah melakukan pemetaan rawan longsor di wilayah terdampak. Berdasarkan hasil pemetaan awal, sedikitnya 12 titik rawan longsor baru teridentifikasi di Kecamatan Cihanjuang dan sekitarnya. Titik-titik tersebut tersebar di kawasan perbukitan yang memiliki karakteristik kemiringan lereng curam serta kondisi tanah yang labil.

  • 12 titik rawan longsor baru terdeteksi di wilayah Kecamatan Cihanjuang dan sekitarnya;
  • Kawasan dengan kemiringan lereng di atas 30 derajat menjadi prioritas utama pengawasan;
  • Warga yang bermukim di zona rawan diimbau segera mengungsi menuju lokasi yang telah ditentukan;
  • Kajian geologi teknis tengah disiapkan untuk menentukan langkah relokasi jangka panjang.

Kepala daerah melalui BPBD dan dinas terkait berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat penanganan darurat dan rehabilitasi. Kajian geologi teknis menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan relokasi bagi warga yang tinggal di area berisiko tinggi. Selain itu, sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat terus digencarkan agar warga memahami prosedur evakuasi saat terjadi hujan dengan intensitas ekstrem.

Sebagai catatan strategis, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat perlu mempercepat penyusunan regulasi tata ruang yang membatasi permukiman di zona rawan longsor, khususnya pada lahan dengan kemiringan di atas 30 derajat. Penguatan sistem peringatan dini berbasis komunitas serta peningkatan kapasitas tim siaga bencana desa menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian harta benda. Pemetaan rawan yang telah dilakukan hendaknya diintegrasikan dengan dokumen rencana tata ruang wilayah agar penataan kawasan permukiman di masa depan lebih aman dan berkelanjutan.

Entitas dalam Berita
Organisasi: BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Lokasi: Kampung Pasir Pulus, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Berita Terkait