|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Longsor di Banjarnegara Jawa Tengah Tutup Akses Jalan Provinsi Se...
Regional

Longsor di Banjarnegara Jawa Tengah Tutup Akses Jalan Provinsi Selama 8 Jam

Longsor di Banjarnegara Jawa Tengah Tutup Akses Jalan Provinsi Selama 8 Jam

Tanah longsor di Desa Kebutuh, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 15 Agustus 2024 menutup total akses jalan provinsi Banjarnegara–Wonosobo selama delapan jam akibat material tebing setinggi 20 meter. Tim gabungan BPBD, Polres, dan Dinas PUPR berhasil mengevakuasi lima kendaraan tanpa korban jiwa serta memulihkan akses setelah penanganan darurat. Pemerintah daerah perlu memperkuat mitgasi di titik rawan longsor mengingat potensi curah hujan tingi yang masih berlanjut.

Bencana tanah longsor melanda Desa Kebutuh, Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Selasa, 15 Agustus 2024, pukul 05.30 WIB. Material longsoran tebing setinggi 20 meter menutup seluruh badan ruas jalan provinsi penghubung Banjarnegara–Wonosobo sepanjang 40 meter dengan ketebalan lumpur mencapai 3 meter. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Kepolisian Resor (Polres) Banjarnegara, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi material dan membuka akses jalan yang tertutup total akibat longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Penanganan Darurat dan Evakuasi Material Longsor

Proses evakuasi material longsor berlangsung kurang lebih delapan jam, sejak pukul 05.30 WIB hingga selesai pada pukul 13.30 WIB. Alat berat diterjunkan untuk membersihkan material yang menutupi badan jalan, sementara arus lalu lintas di jalur Banjarnegara–Wonosobo dialihkan sementara. Kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi bencana. Berdasarkan data BPBD Banjarnegara, sebanyak lima unit kendaraan roda empat terjebak di lokasi longsor. Seluruh kendaraan dan penumpangnya berhasil dievakuasi tanpa mengalami cedera, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Akses jalan provinsi tersebut dapat dilalui kembali secara bertahap setelah material utama dibersihkan, dengan pengawasan petugas di lapangan.

  • Lokasi kejadian: Desa Kebutuh, Kecamatan Purworejo Klampok, Kabuaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
  • Panjang jalan tertutup: 40 meter dengan ketebalan lumpur 3 meter.
  • Penyebab: longoran tebing setinggi 20 meter akibata hujan deras.
  • Jumlah kendaraan terjebak: 5 unit, selurunya dievakuasi tanpa korban jiwa.
  • Lama akses tertutup: 8 jam (05.30 WIB – 13.30 WIB).

Analisis Kerawanan Wilayah dan Rekomendasi Mitigasi

Berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya masih berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan risiko longsor susulan di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan perbukitan berlereng curam seperti di sepanjang ruas jalan provinsi Banjarnegara–Wonosobo. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui BPBD dan Dinas PUPR perlu memperkuat pemantauan berkala terhadap tebing-tebing rawan longsor, khususnya pada titik yang pernah mengalami longsor sebelumnya. Mitigasi struktural seperti pembangunan turap atau drainase lereng juga diperlukan untuk mengurangi dampak bencana serupa di masa mendatang.

Sebagai catatan strategis, koordinasi lintas instansi dan sosialisasi kepada masyarakat serta pengguna jalan mengenai jalur alternatif dan prosedur tanggap darurat harus ditingkatkan. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi longsor di jalur provinsi yang menjadi urat nadi konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah.

Entitas dalam Berita
Organisasi: BPBD, Polres, Dinas PUPR, BMKG
Lokasi: Banjarnegara, Jawa Tengah, Desa Kebutuh, Purworejo Klampok, Wonosobo
Berita Terkait