|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Konflik Lahan Perkebunan di Indramayu Meluas, Warga dan Perusahaa...
Regional

Konflik Lahan Perkebunan di Indramayu Meluas, Warga dan Perusahaan Bentrok

Konflik Lahan Perkebunan di Indramayu Meluas, Warga dan Perusahaan Bentrok
Ketegangan antara warga Desa Kedokan Bunder, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, dengan perusahaan perkebunan PT. Agro Nusantara memuncak pada Sabtu pagi, 17 Oktober 2026. Sekitar 200 warga melakukan aksi blokade jalan dan membakar satu unit alat berat di area perkebunan tebu milik perusahaan. Bentrokan terjadi saat petugas keamanan perusahaan berusaha membubarkan massa. Polres Indramayu mengerahkan 150 personel Brimob dan Satpol PP untuk mengamankan lokasi. Kapolres Indramayu AKBP Dwi Santoso menyatakan bahwa dua warga dilaporkan luka ringan akibat lemparan batu. Akar masalah adalah sengketa kepemilikan lahan seluas 50 hektar yang sudah berlangsung sejak 2020. Pemerintah daerah berencana memediasi kedua pihak dalam forum musyawarah pada Senin pekan depan.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Dwi Santoso
Organisasi: PT. Agro Nusantara, Polres Indramayu, Brimob, Satpol PP, Pemerintah Daerah
Lokasi: Desa Kedokan Bunder, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu
Berita Terkait