|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Kebakaran Lahan Gambut di Riau Meluas, 5 Kecamatan Terdampak Kabu...
Regional

Kebakaran Lahan Gambut di Riau Meluas, 5 Kecamatan Terdampak Kabut Asap

Kebakaran Lahan Gambut di Riau Meluas, 5 Kecamatan Terdampak Kabut Asap

Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Bengkalis, Riau, meluas hingga lebih dari 500 hektare dengan titik panas terpantau di lima kecamatan. Kabut asap menurunkan jarak pandang hingga 200 meter dan menyebabkan lonjakan kasus ISPA. BPBD Riau bersama Manggala Agni dan TNI/Polri melakukan pemadaman darat dan udara, sementara pemerintah mengimbau warga menggunakan masker dan mengurangi aktivitas luar ruangan.

Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dilaporkan meluas secara signifikan sejak tiga hari terakhir. Berdasarkan data terakhir per tanggal 31 Oktober 2026, luas area yang terbakar telah mencapai lebih dari 500 hektare. Titik panas terpantau di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, dan Mandau. Kondisi ini menyebabkan kabut asap tebal menyelimuti wilayah tersebut, mengakibatkan jarak pandang turun drastis hingga 200 meter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau bersama Manggala Agni serta personel TNI/Polri telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara darat dan udara, termasuk menggunakan helikopter water bombing.

Lima Kecamatan Terdampak Langsung dan Indikasi Kerawanan

Berdasarkan pemetaan lapangan, kebakaran lahan gambut ini menyebar di lima kecamatan yang menjadi prioritas penanganan. Berikut rincian wilayah terdampak dan indikator kerawanan yang terpantau:

  • Kecamatan Bengkalis — titik panas dominan dengan luas kebakaran terbesar, kabut asap paling pekat.
  • Kecamatan Bantan — area gambut dalam dengan kedalaman lebih dari 3 meter, risiko kebakaran bawah permukaan tinggi.
  • Kecamatan Bukit Batu — kanal drainase alami belum optimal, mempercepat kekeringan lahan.
  • Kecamatan Siak Kecil — berbatasan langsung dengan kawasan konsesi, potensi perluasan kebakaran lintas batas.
  • Kecamatan Mandau — pemukiman padat di sekitar lahan gambut, ancaman langsung terhadap keselamatan warga.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan sejak awal pekan ini. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mengendalikan titik api dan mencegah meluasnya dampak.

Dampak Kesehatan Masyarakat dan Upaya Penanganan

Kabut asap yang dihasilkan dari kebakaran lahan gambut ini telah berdampak langsung pada kesehatan warga. Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melaporkan peningkatan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah Puskesmas di lima kecamatan terdampak. Ruang rawat inap mulai terisi, dan persediaan masker medis di fasilitas kesehatan mulai menipis. Sebagai respons cepat, Pemerintah Provinsi Riau mengimbau seluruh warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta mengurangi kegiatan di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pemadaman terus dilakukan secara intensif melalui dua pendekatan: pemadaman darat dengan water pump dan pembuatan sekat kanal, serta pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing yang dikerahkan oleh Manggala Agni. Hingga berita ini diturunkan, upaya pembasahan lahan gambut masih berlangsung dan diharapkan dapat menekan luas kebakaran dalam beberapa hari ke depan.

Catatan Strategis untuk Pemerintah Daerah: Peristiwa kebakaran lahan gambut di Kabupaten Bengkalis ini kembali menegaskan urgensi pengelolaan tata air gambut yang terintegrasi. Pemerintah daerah disarankan untuk mempercepat revitalisasi kanal dan membangun infrastruktur sekat bakar di titik-titik rawan, terutama menjelang puncak musim kemarau. Selain itu, penguatan sistem peringatan dini dan patroli terpadu antara BPBD, TNI/Polri, serta masyarakat setempat perlu ditingkatkan guna mencegah perluasan kebakaran serupa di masa mendatang. Kolaborasi dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi juga direkomendasikan untuk mengembangkan teknologi pemadaman gambut yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Entitas dalam Berita
Organisasi: Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Manggala Agni, TNI/Polri, Pemerintah provinsi
Lokasi: Kabupaten Bengkalis, Riau, Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, Mandau
Berita Terkait