|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › BPBD Palu Perbarui Rencana Jalur Evakuasi Tsunami untuk Kota Palu...
Regional

BPBD Palu Perbarui Rencana Jalur Evakuasi Tsunami untuk Kota Palu, Sigi, dan Donggala

BPBD Palu Perbarui Rencana Jalur Evakuasi Tsunami untuk Kota Palu, Sigi, dan Donggala

BPBD Kota Palu bersama BPBD Kabupaten Sigi dan Donggala memperbarui rencana jalur evakuasi tsunami di Teluk Palu berdasarkan kajian risiko terbaru BMKG dan KKP. Tiga ruas jalan evakuasi dan titik kumpul di lima bukit serta zona evakuasi vertikal disiapkan untuk mempercepat penyelamatan. Simulasi evakuasi pada Oktober 2026 menunjukkan indeks kesiapsiagaan masyarakat meningkat menjadi 73 persen.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu bersama BPBD Kabupaten Sigi dan BPBD Kabupaten Donggala secara resmi memperbarui rencana jalur evakuasi tsunami di wilayah Teluk Palu, Sulawesi Tengah. Pembaruan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kajian risiko tsunami terbaru yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan meminimalkan dampak bencana di tiga daerah yang rentan terhadap gelombang tinggi.

Pemetaan Jalur Evakuasi dan Titik Aman di Teluk Palu

Berdasarkan kajian terbaru Peta Wilayah Teluk Palu, waktu kedatangan gelombang tsunami di garis pantai Kota Palu diperkirakan berkisar antara 8 hingga 12 menit setelah gempa bumi terjadi. Kondisi ini menuntut sistem evakuasi yang cepat, terstruktur, dan didukung infrastruktur yang memadai. Dalam pembaruan tersebut, BPBD Kota Palu menetapkan tiga ruas jalan evakuasi utama yang kini dilengkapi dengan rambu digital dan lampu peringatan otomatis:

  • Kelurahan Talise – Kecamatan Palu Timur
  • Kelurahan Lolu Selatan – Kecamatan Palu Timur
  • Kelurahan Besusu Tengah – Kecamatan Palu Timur

Untuk mendukung kelancaran evakuasi, titik kumpul aman (assembly point) telah ditetapkan di lima bukit yang berada di sisi barat Teluk Palu. Kelima bukit tersebut memiliki kapasitas total hingga 25.000 orang, yang dirancang untuk menampung penduduk dari wilayah pesisir. Sementara itu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala mengadopsi pendekatan berbeda dengan memanfaatkan zona evakuasi vertikal pada bangunan pemerintah setempat, seperti kantor kecamatan dan sekolah, guna mengatasi keterbatasan lahan dataran tinggi.

Kesiapsiagaan Masyarakat dan Simulasi Evakuasi Terjadwal

Sebagai bagian dari upaya pengujian sistem, BPBD bersama pemerintah daerah setempat menggelar simulasi evakuasi skala penuh pada 12 Oktober 2026. Simulasi ini diikuti oleh 3.500 warga dan pelajar dari delapan sekolah yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Hasil simulasi menunjukkan bahwa indeks kesiapsiagaan masyarakat (community preparedness index) di wilayah Teluk Palu mencapai 73 persen, meningkat signifikan dari 68 persen pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana yang rutin dilakukan oleh BPBD.

Untuk memperkuat sistem peringatan dini, BPBD telah memasang perangkat deteksi berbasis sensor di lima titik strategis sepanjang pesisir Teluk Palu. Sensor tersebut mampu mendeteksi anomali muka air laut secara real-time dan mengirimkan sinyal ke pusat komando. Data dari sensor ini kemudian diintegrasikan dengan peta evakuasi digital yang dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi seluler. Langkah ini diharapkan dapat memangkas waktu respons dan mengurangi risiko korban jiwa.

Pembaruan rencana jalur evakuasi tsunami di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala merupakan langkah maju dalam mitigasi bencana. Pemerintah daerah perlu memastikan pemeliharaan infrastruktur jalur evakuasi, sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antara BPBD, BMKG, dan instansi terkait agar sistem peringatan dini dan prosedur evakuasi dapat berjalan efektif saat terjadi bencana.

Entitas dalam Berita
Organisasi: BPBD Kota Palu, BPBD Kabupaten Sigi, BPBD Kabupaten Donggala, BMKG, Kementerian Kelautan dan Perikanan
Lokasi: Kota Palu, Sigi, Donggala, Teluk Palu, Kelurahan Talise, Lolu Selatan, Besusu Tengah, lima bukit barat Teluk Palu
Berita Terkait