|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Banjir Rendam 5 Kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Regional

Banjir Rendam 5 Kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Banjir Rendam 5 Kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akibat hujan deras dan luapan Sungai Martapura. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di sejumlah titik dan memaksa ribuan warga mengungsi. Pemerintah Kabupaten Banjar menetapkan status tanggap darurat serta mengerahkan tim SAR gabungan untuk evakuasi dan penanganan darurat.

Banjir melanda wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sejak Sabtu malam (18/10) akibat tingginya intensitas hujan dan meluapnya Sungai Martapura. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, lima kecamatan di kabupaten tersebut terdampak langsung. Peristiwa ini menegaskan tingginya kerawanan wilayah terhadap banjir di daerah aliran sungai yang melintasi Kabupaten Banjar.

Sebaran dan Indikator Kerawanan Wilayah Terdampak Banjir

BPBD Kalimantan Selatan mencatat kelima kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Banjar, yaitu:

  • Kecamatan Martapura Barat
  • Kecamatan Martapura Timur
  • Kecamatan Karang Intan
  • Kecamatan Astambul
  • Kecamatan Mataraman

Pada sejumlah titik, ketinggian air mencapai 1,5 meter sehingga memaksa ribuan jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Wilayah permukiman di sepanjang bantaran sungai menjadi area yang paling cepat terendam. Kondisi ini diperparah dengan meluapnya anak-anak sungai karena drainase tersumbat material sampah.

Kejadian banjir ini memperkuat indikasi bahwa kerawanan wilayah di Kabupaten Banjar tidak hanya dipicu oleh curah hujan ekstrem, tetapi juga oleh keterbatasan infrastruktur tata air dan rendahnya pengelolaan sampah di permukiman tepi sungai. Pemetaan risiko yang dimiliki pemerintah daerah perlu memperbarui data wilayah rawan banjir, terutama pada lima kecamatan terdampak, agar langkah mitigasi dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Respons Pemerintah Daerah dan Langkah Penanganan Darurat

Pemerintah Kabupaten Banjar telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir untuk mempercepat proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Posko pengungsian didirikan di lima lokasi di kecamatan-kecamatan terdampak sebagai pusat koordinasi pelayanan warga. Tim SAR gabungan diterjunkan untuk mengevakuasi warga, terutama di desa-desa tepi sungai yang menjadi kantong terparah.

Penanganan darurat yang cepat dan terkoordinasi menjadi prioritas utama dalam kondisi ini. Pendataan warga terdampak, pendistribusian logistik, serta layanan kesehatan bagi pengungsi harus dipastikan berjalan optimal hingga banjir surut. Dukungan lintas instansi dan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, serta unsur keamanan sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan.

Dalam situasi tanggap darurat, akurasi data dan kecepatan respons menjadi kunci. Pemerintah Kabupaten Banjar perlu memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi, seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sementara, tersedia secara memadai. Koordinasi dengan BPBD provinsi dan pemerintah pusat juga diperlukan untuk memperkuat kapasitas penanganan dan rehabilitasi pascabencana.

Kejadian banjir di lima kecamatan ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Normalisasi Sungai Martapura dan anak sungainya, pembersihan drainase secara rutin, serta penataan permukiman di bantaran sungai merupakan langkah strategis yang perlu diintegrasikan dalam perencanaan tata ruang daerah. Penguatan mitigasi berbasis masyarakat, seperti pembentukan desa tangguh bencana, juga harus digencarkan untuk menekan kerawanan wilayah di masa mendatang. Tanpa langkah terpadu, banjir dapat kembali menjadi ancaman tahunan bagi warga Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

TAG: banjir
Entitas dalam Berita
Organisasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Banjar
Lokasi: Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sungai Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Karang Intan, Astambul, Mataraman
Berita Terkait