|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Banjir di Kalimantan Selatan Meluas, 5.000 Jiwa Terdampak
Regional

Banjir di Kalimantan Selatan Meluas, 5.000 Jiwa Terdampak

Banjir di Kalimantan Selatan Meluas, 5.000 Jiwa Terdampak

Banjir meluas di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin, dengan sedikitnya 5.000 jiwa terdampak dan genangan hingga 1,5 meter. Pemerintah daerah menetapkan status darurat bencana serta mendirikan lima posko pengungsian untuk mempercepat evakuasi dan distribusi bantuan. Pemetaan kerawanan menjadi prioritas strategis guna memperkuat mitigasi kebencanaan jangka panjang.

Banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan terus meluas setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak 25 Oktober 2026. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, sedikitnya 5.000 jiwa terdampak di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di sejumlah titik, sehingga warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang rutin terjadi di Kalimantan Selatan.

Peta Sebaran Genangan dan Indikator Kerawanan

BPBD Kalimantan Selatan mencatat sebaran banjir meliputi dua wilayah administratif utama. Kawasan yang terdampak antara lain permukiman di sepanjang bantaran sungai yang menjadi langganan banjir. Berikut rincian wilayah terdampak dan indikator kerawanan yang menjadi dasar penanganan:

  • Kabupaten Banjar: Kecamatan Martapura dan Gambut menjadi prioritas evakuasi karena telah lama dikenal sebagai daerah langganan banjir.
  • Kota Banjarmasin: Genangan dilaporkan terjadi di sejumlah titik dengan variasi ketinggian hingga 1,5 meter.
  • Jumlah terdampak: BPBD mencatat 5.000 jiwa terdampak akibat banjir di dua wilayah administratif tersebut.
  • Posko pengungsian: Lima posko didirikan untuk mendukung operasional evakuasi dan distribusi bantuan.

Ketinggian genangan yang mencapai 1,5 meter mengganggu akses warga dan aktivitas ekonomi. BPBD menilai Kecamatan Martapura dan Gambut memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir, sehingga pemetaan daerah rawan menjadi instrumen penting dalam mitigasi bencana. Data kerawanan ini diperlukan pemerintah daerah untuk menyusun langkah antisipatif dan memprioritaskan alokasi sumber daya.

Respons Tanggap Darurat dan Percepatan Penyaluran Bantuan

Menghadapi perluasan banjir, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan status darurat bencana. Penetapan ini bertujuan mempercepat mobilisasi personel, peralatan, dan logistik dalam penanganan banjir. Posko pengungsian di lima lokasi dioperasikan untuk melayani kebutuhan dasar warga yang mengungsi. Dinas Sosial bersama TNI dan Polri turun langsung menyalurkan bantuan logistik ke lokasi-lokasi terdampak.

Tim evakuasi memprioritaskan penanganan di Kecamatan Martapura dan Gambut, Kabupaten Banjar. Bupati Banjar mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai untuk segera mengungsi ke posko atau tempat yang lebih aman. Imbauan tersebut disampaikan mengingat debit air masih berpotensi naik seiring hujan deras yang masih mengguyur. BPBD memperkirakan banjir di Kalimantan Selatan akan bertahan hingga tiga hari ke depan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Selain penanganan darurat, BPBD terus melakukan pemetaan daerah rawan banjir sebagai bagian dari penguatan sistem kebencanaan. Pemetaan ini diharapkan dapat menyediakan data akurat bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan mitigasi jangka panjang. Dengan demikian, dampak banjir dapat ditekan, baik dari sisi jumlah korban maupun kerugian ekonomi.

Pemerintah daerah perlu menjadikan pemetaan rawan banjir sebagai instrumen perencanaan pembangunan, baik dalam penyusunan tata ruang maupun sistem peringatan dini terpadu. Penguatan infrastruktur mitigasi, seperti normalisasi sungai dan drainase perkotaan, menjadi langkah jangka panjang yang mendesak untuk mengurangi risiko bencana di Kalimantan Selatan.

TAG: banjir
Entitas dalam Berita
Organisasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan, Dinas Sosial, TNI, Polri
Lokasi: Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Kecamatan Martapura, Kecamatan Gambut
Berita Terkait