|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Poso, 2.000 Jiw...
Regional

Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Poso, 2.000 Jiwa Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Poso, 2.000 Jiwa Mengungsi

Banjir bandang di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memaksa 2.000 jiwa mengungsi setelah 1.500 rumah terendam di delapan desa. BPBD setempat menetapkan status darurat tujuh hari dan mengerahkan tim SAR untuk evakuasi. Peristiwa ini menekankan perlunya penguatan sistem peringatan dini dan mitigasi bencana di daerah aliran sungai Poso.

Banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi (14/10) sekitar pukul 05.30 WITA, memaksa ribuan warga mengungsi. Peristiwa bencana ini terjadi di Kecamatan Pamona Selatan dan Kecamatan Pamona Utara, menyusul hujan deras sejak Selasa malam yang menyebabkan luapan Sungai Poso. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso mencatat sebanyak 1.500 unit rumah warga di delapan desa terendam air dengan ketinggian bervariasi, sehingga 2.000 jiwa terpaksa dievakuasi ke enam titik pengungsian yang tersebar di aula kantor desa dan gedung sekolah dasar setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun akses jalan provinsi penghubung Poso–Tentena terputus di tiga titik akibat longsor susulan.

Kronologi dan Dampak Bencana

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Poso, banjir bandang dipicu oleh intensitas curah hujan sangat tinggi dalam 24 jam terakhir. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kasiguncu mencatat curah hujan mencapai 150 mm, yang termasuk kategori ekstrem. Kondisi ini menyebabkan Sungai Poso meluap secara cepat dan merendam pemukiman warga di delapan desa di dua kecamatan. Berikut rincian dampak bencana:

  • Wilayah Terdampak: Kecamatan Pamona Selatan dan Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
  • Jumlah Rumah Terendam: 1.500 unit rumah warga di delapan desa.
  • Jumlah Pengungsi: 2.000 jiwa yang tersebar di enam titik pengungsian.
  • Infrastruktur Terdampak: Akses jalan provinsi Poso–Tentena terputus di tiga titik akibat longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Poso, Ahmad Yani, menyatakan status darurat bencana telah diberlakukan selama tujuh hari ke depan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi makanan siap saji, air bersih, serta selimut untuk para pengungsi. Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel TNI, Polri, dan relawan telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi warga yang masih terisolasi di bantaran sungai.

Upaya Penanganan dan Rekomendasi Strategis

Pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Poso bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan bencana. Evakuasi terhadap warga yang terisolasi menjadi prioritas utama mengingat akses darat masih terkendala longsor di beberapa titik. Distribusi logistik ke titik-titik pengungsian terus diupayakan meskipun medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri. Pemerintah pusat juga telah diminta untuk mengirimkan bantuan tambahan, terutama peralatan evakuasi dan tenda pengungsian.

Peristiwa banjir bandang di Kabupaten Poso ini kembali mengingatkan pentingnya pemetaan zona rawan bencana di wilayah Sulawesi Tengah. Pemerintah daerah diimbau untuk segera memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) di daerah aliran sungai (DAS) Poso, serta meningkatkan kapasitas infrastruktur mitigasi seperti tanggul dan drainase. Langkah ini krusial untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang, terutama mengingat pola curah hujan ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Koordinasi lintas sektor antara BPBD, Dinas PUPR, dan BMKG perlu diperkuat untuk menyusun peta kerawanan bencana yang akurat dan implementasi rencana kontinjensi di tingkat desa.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Ahmad Yani
Organisasi: BPBD Kabupaten Poso, TNI, Polri, BMKG
Lokasi: Kecamatan Pamona Selatan, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sungai Poso, Poso-Tentena, Stasiun Meteorologi Kasiguncu
Berita Terkait