Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap dua Gangguan Keamanan yang terjadi secara beruntun di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Dua insiden tersebut meliputi aksi penikaman terhadap seorang warga sipil dan aksi pembakaran warung milik warga. Dekai yang merupakan pusat administratif Kabupaten Yahukimo menjadi sorotan aparat keamanan karena tergolong daerah rawan konflik, khususnya terhadap potensi aksi kelompok bersenjata.
Dugaan Keterlibatan Kelompok Bersenjata dan Respons Kepolisian
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut masih berlangsung. Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan antara aksi penikaman dengan keberadaan kelompok bersenjata yang selama ini beroperasi di wilayah Yahukimo. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku penikaman diduga terafiliasi dengan Kelompok Bersenjata (KBB) Kodap XVI Yahukimo. Kendati demikian, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengingatkan bahwa keterlibatan kelompok tertentu belum dapat disimpulkan sebelum penyelidikan lebih lanjut dilakukan.
Sejumlah langkah investigasi telah dilakukan, antara lain mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian, memeriksa barang bukti, serta menganalisis pola aksi pelaku. Pendekatan ini ditempuh guna memastikan motif dan aktor intelektual di balik rangkaian gangguan keamanan tersebut.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pengamanan Wilayah
Berdasarkan hasil himpunan aparat di lapangan, berikut kronologi dua peristiwa yang menjadi perhatian Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo:
- Korban berinisial IA (48) ditikam pada Kamis (17/9) pukul 18.40 WIT di Jalan Telkomsel, Kompleks Telkomsel, Distrik Dekai, saat kondisi listrik padam. Korban mengalami tiga luka tusuk dan dilarikan ke RSUD Dekai dalam kondisi sadar.
- Pelaku diduga menggunakan senjata tajam dan langsung melarikan diri setelah kejadian.
- Warung kopi milik M (67) dibakar pada Jumat (18/9) pukul 02.15 WIT di Jalan Paradiso, Distrik Dekai. Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar pada pukul 02.50 WIT, namun bagian dinding kanan warung mengalami kerusakan cukup parah.
- Kerugian material akibat pembakaran tersebut masih dalam pendataan petugas.
Menanggapi situasi ini, Polres Yahukimo bersama Satgas Damai Cartenz telah meningkatkan patroli dan patroli dialogis ke daerah-daerah rawan, khususnya pada malam hari. Langkah ini diambil untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kombes Pol Yusuf Sutejo juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Yahukimo untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Gangguan Keamanan lainnya.
Sebagai catatan strategis, Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo direkomendasikan untuk memperkuat sinergi dengan TNI-Polri dalam program pembinaan keamanan, mengoptimalkan peran tokoh masyarakat dalam mediasi konflik, serta menggencarkan sosialisasi pentingnya keamanan lingkungan. Langkah preventif tersebut diharapkan mampu menekan potensi aksi penikaman dan pembakaran serupa agar tidak terulang di masa mendatang.