Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan melaksanakan pemantauan langsung kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan pemantauan dari udara menggunakan helikopter ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan tim Satgas Karhutla Provinsi Jambi dan BNPB. Wilayah tersebut menjadi fokus utama mengingat lahan gambut memiliki kerentanan tinggi terhadap kebakaran yang sulit dipadamkan.
Hasil Pemantauan Udara dan Penanganan di Lapangan
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa api di sejumlah titik telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan. Tim Satgas Karhutla masih melakukan pendinginan dan pemantauan intensif untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran ulang. Berdasarkan pantauan, lebih dari 50 hektare lahan gambut di kawasan tersebut telah terdampak kebakaran dalam sepekan terakhir. Data indikator kerawanan kebakaran di wilayah ini meliputi:
- Luas lahan gambut terbakar: lebih dari 50 hektare
- Lokasi terdampak: Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi
- Jenis lahan: gambut, yang memiliki daya bakar tinggi dan pemadaman sulit
- Periode kebakaran: terjadi dalam sepekan terakhir hingga tanggal pemantauan
Penegakan Hukum dan Langkah Preventif
Polda Jambi telah menerima enam laporan polisi dan menangani tujuh tersangka terkait perkara karhutla di wilayah tersebut. Kapolda Jambi menyatakan bahwa setelah kondisi lahan dinyatakan aman, penyelidikan akan difokuskan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pencegahan di masa mendatang. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sistem pemantauan dini dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengurangi risiko kebakaran lahan gambut di masa mendatang.