|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Karhutla di Jambi Meluas Masuk Kawasan Taman Nasional Berbak dan...
Regional

Karhutla di Jambi Meluas Masuk Kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang

Karhutla di Jambi Meluas Masuk Kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang

Kebakaran lahan di Provinsi Jambi meluas hingga menembus kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) pada Rabu malam, dengan total luas terdampak 31,8 hektare. Pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan Balai TNBS terus melakukan pemadaman dan pendinginan, serta mengimbau masyarakat tidak membakar lahan. Rekomendasi strategis mencakup patroli terpadu, sistem peringatan dini, dan rehabilitasi ekosistem gambut.

Kebakaran hutan dan lahan (Kebakaran Lahan) di Provinsi Jambi kembali meluas hingga menembus kawasan konservasi nasional pada Rabu (26/8/2026) malam. Peristiwa ini terjadi di Parit 4, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan berhasil merambat masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS). Kepala Balai TNBS, Yunaidi, mengonfirmasi bahwa titik awal api berjarak sekitar 400 meter dari batas kawasan taman nasional, dan hembusan angin kencang pada malam hari menyebabkan api terus merambat. Setelah upaya pemadaman intensif oleh tim gabungan TNI/Polri dan Manggala Agni, api baru dapat dipadamkan pada Kamis (27/8/2026) pagi.

Perluasan Karhutla di Kawasan Konservasi TNBS

Berdasarkan hasil identifikasi petugas, Kebakaran Lahan di kawasan TNBS menghanguskan area seluas 13,2 hektare di dalam taman nasional, sementara lahan di luar kawasan yang ikut terbakar mencapai 18,6 hektare. Dengan demikian, total luas terdampak akibat peristiwa ini mencapai 31,8 hektare. Hasil pemantauan menggunakan teknologi drone menunjukkan kerusakan vegetasi di dalam kawasan konservasi cukup signifikan dan memerlukan rehabilitasi jangka panjang, mengingat ekosistem rawa gambut yang menjadi ciri khas TNBS sangat rentan terhadap degradasi.

  • Lokasi kebakaran: Parit 4, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
  • Luas terbakar di dalam kawasan TNBS: 13,2 hektare.
  • Luas terbakar di luar kawasan TNBS: 18,6 hektare.
  • Total luas terdampak Kebakaran Lahan: 31,8 hektare.
  • Jarak titik api dari batas kawasan taman nasional: 400 meter.

Upaya Penanganan dan Imbauan Pemerintah Daerah

Hingga Selasa (25/8/2026), total luas lahan yang terbakar akibat Kebakaran Lahan di Provinsi Jambi telah mencapai 916,26 hektare. Data tersebut disampaikan oleh Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, selaku Pelaksana Harian Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi. Pihak berwenang terus melakukan operasi pendinginan di titik-titik rawan guna mencegah kebakaran susulan dan meluasnya area terdampak di sekitar kawasan Taman Nasional. Selain itu, Satgas Karhutla mengimbau masyarakat setempat, khususnya yang bermukim di wilayah penyangga taman nasional, agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi cuaca kering yang ekstrem.

Sebagai catatan strategis, Pemerintah Daerah Provinsi Jambi bersama Balai TNBS dan TNI/Polri perlu meningkatkan patroli terpadu di wilayah penyangga taman nasional, memperkuat sistem peringatan dini berbasis teknologi, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Kebakaran Lahan. Langkah rehabilitasi kawasan yang terbakar juga harus segera direncanakan untuk mencegah degradasi ekosistem rawa gambut yang menjadi ciri khas TNBS. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan perlu dilakukan secara tegas guna memberikan efek jera dan meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Yunaidi, Nyamin
Organisasi: Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Danrem 042/Garuda Putih, Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi
Lokasi: Provinsi Jambi, Parit 4, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Taman Nasional Berbak dan Sembilang
Berita Terkait