|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Gunung Arjuno-Welirang Terbakar, BPBD Jatim Terjunkan Helikopter
Regional

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar, BPBD Jatim Terjunkan Helikopter

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar, BPBD Jatim Terjunkan Helikopter

BPBD Provinsi Jawa Timur menerjunkan helikopter untuk pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Tahura Raden Soerjo, yang terdeteksi pada 19 Agustus 2026. Operasi pemadaman dilakukan secara gabungan melalui jalur darat dan udara dengan faktor penghambat angin kencang dan vegetasi kering. Pendakian ditutup sementara, dan rekomendasi strategis mencakup penguatan deteksi dini serta penyediaan sumber air alternatif.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mengerahkan satu unit helikopter untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, yang berada di dalam wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur. Kejadian Bencana Kebakaran Hutan ini terdeteksi pada tanggal 19 Agustus 2026, setelah sebelumnya area Tahura di sisi Kabupaten Mojokerto juga mengalami kebakaran pada pertengahan Juli. BPBD Provinsi Jawa Timur langsung bergerak cepat dengan melaksanakan operasi pemadaman melalui metode water bombing dari udara.

Operasi Pemadaman Gabungan Darat dan Udara

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, melaporkan bahwa terdapat tiga titik api yang teridentifikasi di kawasan Tahura Raden Soerjo. Proses pemadaman dilakukan secara terpadu melalui dua jalur, yaitu jalur darat dan jalur udara. Untuk jalur darat, personel gabungan dikerahkan dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kabupaten Mojokerto, serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur selaku pengelola kawasan. Sementara itu, untuk jalur udara, helikopter yang dioperasikan memiliki kapasitas angkut air sebesar 1 ton per sekali angkut. Sumber air diambil dari kolam renang Kaliandra, mengingat tidak adanya danau atau sumber air besar di sekitar lokasi kebakaran.

Faktor Penghambat dan Dampak Wilayah

Beberapa faktor menjadi penghambat dalam upaya pemadaman dan mempercepat rambatan api di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Angin kencang yang bertiup di wilayah pegunungan serta vegetasi yang kering akibat musim kemarau menjadi katalis utama meluasnya area terdampak. Hingga laporan ini disusun, luasan lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berada pada tahap awal. Sebagai langkah antisipasi, pendakian menuju puncak Gunung Arjuno dan Gunung Welirang ditutup untuk sementara waktu demi keselamatan para pendaki dan warga sekitar.

Data wilayah yang terdampak mencakup beberapa titik di sekitar perbatasan administratif, antara lain:

  • Kawasan Tahura Raden Soerjo di sisi Kabupaten Mojokerto
  • Area Gunung Arjuno yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan
  • Zona Gunung Welirang di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu

Catatan strategis bagi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur dan kabupaten/kota terkait adalah perlunya penguatan sistem deteksi dini kebakaran hutan di kawasan Tahura, termasuk peningkatan koordinasi lintas wilayah dalam penanganan Bencana. Selain itu, rekomendasi prioritas meliputi penyediaan infrastruktur sumber air alternatif yang lebih aksesibel di titik-titik rawan, serta pengaturan ulang jadwal kunjungan wisatawan dan pendaki selama musim kemarau untuk mengurangi risiko Kebakaran Hutan di masa mendatang.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Gatot Soebroto
Organisasi: BPBD Jatim, BPBD Pasuruan, BPBD Mojokerto, Dinas Kehutanan, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur
Lokasi: Gunung Arjuno-Welirang, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur, Kabupaten Mojokerto, Gunung Arjuno, Gunung Welirang, kolam renang Kaliandra
Berita Terkait