|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Empat Anggota KKB Kodap XVI Tewas dalam Kontak Tembak di Dekai
Regional

Empat Anggota KKB Kodap XVI Tewas dalam Kontak Tembak di Dekai

Empat Anggota KKB Kodap XVI Tewas dalam Kontak Tembak di Dekai

Empat anggota KKB Kodap XVI tewas dalam kontak senjata dengan Satgas ODC dan Polres Yahukimo di Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 1 September 2026. Peristiwa ini dipicu upaya penangkapan terhadap kelompok bersenjata yang dipimpin Habis Nare, dan mengungkap kerawanan keamanan di pusat ibu kota kabupaten. Aparat merekomendasikan pemetaan ulang zonasi keamanan dan penguatan sinergi pemerintah daerah untuk menekan aktivitas KKB di wilayah Papua Pegunungan.

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) bersama Kepolisian Resor Yahukimo berhasil menewaskan empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI dalam kontak tembak yang terjadi di Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa, 1 September 2026. Insiden ini bermula sekitar pukul 09.00 WIT di kawasan Jalan Miyaro, tepatnya di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) lama, Distrik Dekai. Kepala Satgas Humas ODC, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa kontak senjata dipicu oleh upaya penangkapan terhadap anggota KKB Kodap XVI Batalyon Eden Sawi yang dipimpin oleh Wakil Batalyon Habis Nare. Peristiwa ini mempertegas tingginya kerawanan keamanan di wilayah Papua Pegunungan dan komitmen aparat dalam menindak tegas kelompok bersenjata.

Kronologi Kontak Senjata dan Penindakan Hukum

Tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas ODC dan Polres Yahukimo melaksanakan penangkapan terukur terhadap anggota KKB yang diketahui bersembunyi di pemukiman padat di Dekai. Saat memasuki area sasaran, personel mendapat tembakan serangan mendadak dari kelompok bersenjata. Sesuai prosedur operasi standar, tim melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun peringatan tidak diindahkan sehingga terjadi baku tembak terbuka. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan empat jenazah anggota KKB. Tiga di antaranya telah teridentifikasi:

  • EH alias E – diduga anggota inti KKB Kodap XVI yang selama ini terlibat dalam sejumlah aksi kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo.
  • YK alias LY – terkonfirmasi sebagai anggota berdasarkan data intelijen lapangan yang telah dikumpulkan aparat keamanan.
  • M – identifikasinya masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

Selain jenazah, tim gabungan mengamankan enam orang yang diduga terkait dengan aktivitas KKB. Keenam orang tersebut kini berada di Polres Yahukimo di Dekai guna menjalani pemeriksaan intensif terkait identitas, jejaring, dan keterlibatan dalam aksi kriminal bersenjata. Barang bukti yang ditemukan meliputi: 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dan 3 unit telepon seluler. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk keperluan penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut oleh aparat keamanan.

Implikasi Keamanan Wilayah dan Rekomendasi Strategis

Operasi penindakan ini memperkuat indikator kerawanan di Distrik Dekai dan sekitarnya, yang selama ini menjadi basis pergerakan KKB Kodap XVI. Keberadaan kelompok bersenjata di pusat ibu kota kabupaten menunjukkan perlunya pemetaan ulang zonasi keamanan, khususnya di area perkantoran publik seperti kantor KPU. Satgas ODC bersama aparat kewilayahan terus melakukan pendekatan preventif dan represif guna menekan ruang gerak KKB. Data intelijen yang terkumpul mengindikasikan bahwa kelompok ini masih memiliki jaringan logistik dan komunikasi yang cukup aktif di wilayah perkotaan, sehingga diperlukan penguatan sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama aparat keamanan direkomendasikan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keamanan di Distrik Dekai, termasuk peningkatan patroli rutin di titik-titik rawan dan pengawasan terhadap peredaran senjata api rakitan. Sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat juga perlu diperkuat untuk mengurangi potensi rekrutmen anggota baru KKB. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran aktivitas pemerintahan di Kabupaten Yahukimo.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Yusuf Sutejo, Habis Nare, EH, YK, M
Organisasi: KKB, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi, KPU
Lokasi: Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, kantor KPU lama
Berita Terkait