|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Luwu Utara, 500 Jiwa Mengungs...
Regional

Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Luwu Utara, 500 Jiwa Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Luwu Utara, 500 Jiwa Mengungsi

Banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada 30 Agustus 2026, mengakibatkan 500 jiwa mengungsi. BPBD mencatat kerusakan rumah dan infrastruktur, sementara tim gabungan melakukan evakuasi dan distribusi bantuan. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk memperkuat sistem peringatan dini dan rehab infrastruktur guna mitigasi bencana hidrometeorologi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melaporkan bahwa bencana banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Rongkong pada Minggu, 30 Agustus 2026 dini hari. Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan di hulu Sungai Rongkong sejak Sabtu malam, menyebabkan luapan air bah yang merendam permukiman warga. Kejadian ini menegaskan kembali kerentanan wilayah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Rongkong terhadap bencana hidrometeorologi, terutama pada periode curah hujan ekstrem di Provinsi Sulawesi Selatan. Tiga desa yang menjadi lokasi terdampak adalah Desa Sadaunta, Desa Karatu, dan Desa Limbong, yang seluruhnya telah terpetakan sebagai zona rawan bencana oleh pemerintah daerah.

Dampak Bencana dan Penanganan Darurat

BPBD Luwu Utara mencatat sebanyak 126 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi ke posko-posko darurat yang didirikan di kantor desa dan sekolah terdekat. Sejumlah rumah mengalami rusak berat akibat tertimbun material lumpur dan kayu, sementara akses jalan penghubung antardesa putus akibat terjangan air dan longsoran tanah. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban dan pendistribusian bantuan logistik. Berikut data wilayah terdampak dan jumlah kepala keluarga (KK) yang mengungsi:

  • Desa Sadaunta: 45 KK mengungsi, akses jalan utama terputus akibat longsoran sepanjang 2 kilometer.
  • Desa Karatu: 40 KK mengungsi, 12 unit rumah rusak berat, serta fasilitas umum terdampak.
  • Desa Limbong: 41 KK mengungsi, jaringan listrik dan air bersih terputus sementara.

Proses evakuasi berlangsung hingga Senin, 31 Agustus 2026 pagi, dengan prioritas pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, dan selimut telah didistribusikan ke lokasi pengungsian. Kejadian banjir bandang ini menunjukkan perlunya penguatan sistem peringatan dini berbasis komunitas di sepanjang DAS Rongkong sebagai langkah mitigasi bencana yang lebih efektif.

Analisis Kerusakan Infrastruktur dan Langkah Mitigasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Luwu Utara saat ini sedang melakukan pemetaan cepat kerusakan infrastruktur, termasuk jembatan, jalan, dan drainase. Hasil sementara menunjukkan bahwa longsoran tanah menutup ruas jalan sepanjang 2 kilometer di Desa Sadaunta, sehingga menghambat akses distribusi bantuan. Pemerintah daerah segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material dan membuka akses darurat. Normalisasi sungai dan penguatan tanggul darurat menjadi langkah mitigasi yang mendesak untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang. Selain itu, evaluasi tata ruang wilayah perlu dilakukan untuk mengendalikan pembangunan di bantaran sungai serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi di Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai catatan strategis bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara, rekomendasi mendesak mencakup pengembangan sistem peringatan dini terintegrasi di DAS Rongkong, sosialisasi kesiapsiagaan bencana secara berkala kepada masyarakat, serta percepatan rehabilitasi infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan. Langkah-langkah ini diharapkan mampu meminimalkan dampak banjir bandang dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana serupa di masa depan.

Entitas dalam Berita
Organisasi: BPBD, TNI, Polri, DPUPR
Lokasi: Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Desa Sadaunta, Desa Karatu, Desa Limbong, Kecamatan Rongkong, Sungai Rongkong
Berita Terkait