|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masya...
Regional

Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masyarakat Adat Nunukan Tuntut Permintaan Maaf Terbuka

Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masyarakat Adat Nunukan Tuntut Permintaan Maaf Terbuka
Masyarakat Adat di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menuntut permintaan maaf terbuka dari pemilik akun media sosial bernama 'Hamseng' atas unggahan konten yang dinilai provokatif dan berpotensi memecah belah. Konten tersebut dianggap mengandung narasi yang mendiskreditkan dan menyudutkan kelompok masyarakat adat tertentu di wilayah perbatasan. Tuntutan ini disampaikan melalui pernyataan sikap yang dibacakan oleh perwakilan lembaga adat. Mereka menilai konten dari akun tersebut telah melanggar etika bermedia sosial dan berpotensi memicu ketegangan sosial di tingkat akar rumput. Masyarakat adat menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan, terutama di wilayah strategis seperti Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Mereka mendesak pihak berwajib untuk menindak tegas penyebar konten provokatif yang mengancam kerukunan hidup bermasyarakat. Insiden ini menyoroti kerentanan wilayah perbatasan terhadap dinamika sosial yang dipicu oleh konten digital. Koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan tokoh masyarakat diperlukan untuk meredam potensi eskalasi dan menegaskan komitmen menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Nunukan. Dialog antarkelompok juga digalakkan untuk memulihkan harmoni sosial.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Hamseng
Organisasi: Masyarakat Adat Nunukan
Lokasi: Nunukan, Kalimantan Utara, Malaysia
Berita Terkait