|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masya...
Regional

Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masyarakat Adat Nunukan Tuntut Permintaan Maaf Terbuka

Unggahan Akun Hamseng Dinilai Provokatif dan Memecah Belah, Masyarakat Adat Nunukan Tuntut Permintaan Maaf Terbuka
Sebuah unggahan konten di media sosial oleh akun bernama Hamseng memicu kemarahan masyarakat adat di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Konten yang dianggap provokatif dan bermuatan SARA dinilai telah memecah belah dan menistakan kearifan lokal masyarakat setempat. Perwakilan dari beberapa lembaga adat dan pemuda mendatangi Kantor Polres Nunukan pada Kamis (7/5/2026) untuk melaporkan akun tersebut dan menuntut permintaan maaf terbuka. Kapolres Nunukan menerima laporan dan menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Polisi mengingatkan bahwa penyebaran konten provokatif di media sosial dapat dikenai pasal-pasal mengenai ujaran kebencian dan permusuhan yang ditentukan dalam KUHP serta UU ITE. Langkah ini penting untuk mencegah eskalasi konflik horizontal di masyarakat yang majemuk. Pemerintah daerah Nunukan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika juga mengimbau warganet untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan konten yang dapat mengganggu kerukunan antar suku dan agama. Kejadian ini menyoroti potensi kerawanan sosial di daerah perbatasan akibat penyalahgunaan platform digital, yang memerlukan pengawasan dan literasi media yang intensif.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Hamseng
Organisasi: Polres Nunukan, Dinas Komunikasi dan Informatika
Lokasi: Nunukan, Kalimantan Utara
Berita Terkait