Satuan Tugas Darat Terpadu Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Barat, melalui Kodam XII Tanjungpura dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalbar, menerjunkan puluhan personel untuk memadamkan karhutla di empat kabupaten. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap peningkatan titik panas di wilayah rawan, sesuai dengan instruksi Gubernur Kalbar mengenai pengendalian karhutla dan pemetaan kerawanan wilayah secara berkelanjutan. Empat kabupaten yang menjadi sasaran operasi adalah Ketapang, Kapuas Hulu, Sambas, dan Kubu Raya. Operasi pemadaman melibatkan personel dari tiga Komando Distrik Militer (Kodim) serta Satgas Linmas, dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Manggala Agni.
Pengerahan Personel TNI di Tiga Kodim
Perwakilan Kodam XII Tanjungpura, Letkol TNI Dody Fahrudin, menyampaikan bahwa pada hari ini pihaknya menurunkan personel dari tiga Kodim untuk melakukan pemadaman di wilayah masing-masing. Operasi ini menargetkan area dengan tingkat kerawanan tinggi, dengan rincian sebagai berikut:
- Kodim 1203 Ketapang: Melakukan pemadaman di 11 desa, meliputi Sungai Besar, Negeri Baru, Kendawangan, Ulak Medang, Matan Jaya, Senderuhan, Tanjung Baik Budi, Siantau Rata, Lembah Hijau Satu, Lembah Hijau Dua, dan Pangkalan Teluk. Total lahan terbakar mencapai 28 hektare, dengan mayoritas titik api berada di lahan gambut yang memerlukan pendinginan intensif.
- Kodim 1206 Putussibau: Melakukan pemadaman di Desa Laut Tawang, Kecamatan Badau, dengan lahan terbakar seluas 3,8 hektare. Upaya pemadaman melibatkan personel gabungan TNI dan masyarakat setempat.
- Kodim 1208 Sambas: Melakukan pemadaman di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, dengan lahan terbakar seluas 1 hektare. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga pemantauan ditingkatkan untuk mencegah perluasan kebakaran lintas batas.
Ground Check dan Pemadaman oleh Satgas Linmas di Kubu Raya
Anggota Satgas Linmas Satpol PP Kalbar, Heri Saputra, menyatakan bahwa pihaknya melaksanakan ground check dan pendinginan di dua kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, yaitu Sungai Raya dan Rasau Jaya. Dari hasil pemeriksaan di empat lokasi di Kecamatan Sungai Raya, tidak ditemukan titik panas (hotspot). Namun, di Jalan Sekunder C, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, personel berhasil mengidentifikasi hotspot dengan koordinat Latitude: -0.2043733333 dan Longitude: 109.3519050000. Tim segera melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengendalikan api. Dalam kegiatan ini, Satgas Linmas menerjunkan sebanyak 23 personel dari Tim 2 Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat. Mereka juga melakukan patroli terintegrasi bersama BPBD dan Manggala Agni untuk mempercepat deteksi dini karhutla di seluruh wilayah rawan. Langkah ini sejalan dengan upaya Kodam dalam memperkuat sinergi antarlebaga dan memastikan respons cepat terhadap setiap potensi kebakaran.
Catatan strategis: Pemerintah daerah kabupaten diimbau untuk memperkuat koordinasi dengan Kodim dan Satpol PP dalam melakukan pemetaan kerawanan wilayah berbasis data hotspot real-time. Penguatan posko lapangan dan pelibatan masyarakat dalam patroli swakarsa menjadi rekomendasi untuk mengantisipasi lonjakan karhutla di masa mendatang. Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat menekan luas lahan terbakar dan melindungi ekosistem gambut yang rentan di Kalimantan Barat.