|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Naikkan Status Gun...
Regional

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Naikkan Status Gunung Ili Lewotolok di Lembata ke Level III (Siaga)

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Naikkan Status Gunung Ili Lewotolok di Lembata ke Level III (Siaga)

PVMBG menaikkan status Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, menjadi Level III (Siaga) per 29 Mei 2026 menyusul peningkatan aktivitas seismik. Zona bahaya radius 3 km dari puncak telah dipetakan, mencakup empat desa di Kecamatan Nagawutung, yang harus dikosongkan. Pemerintah daerah didorong untuk mengaktifkan penuh kesiapsiagaan dan sistem peringatan dini terintegrasi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan peningkatan status gunung api Ili Lewotolok, yang terletak di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Keputusan resmi ini, yang berlaku mulai 29 Mei 2026, diambil menyusul pemantauan intensif terhadap eskalasi aktivitas seismik yang tercatat sejak 25 Mei 2026. Peningkatan status ke level siaga ini menandakan potensi bahaya erupsi yang semakin nyata dan memerlukan kesiapsiagaan penuh dari seluruh institusi pemerintahan daerah terkait.

Analisis Data Seismik dan Pemetaan Zona Rawan Bencana

Peningkatan aktivitas Gunung Ili Lewotolok didukung oleh data parameter kegempaan yang menunjukkan tren naik signifikan. Rekaman seismograf mencatat rata-rata kejadian gempa vulkanik dalam (deep volcanic earthquake) sebanyak 15 kali per hari dan gempa vulkanik dangkal (shallow volcanic earthquake) sebanyak 28 kali per hari. Berdasarkan analisis dinamika magma dan karakteristik letusan sebelumnya, PVMBG telah melakukan pemetaan ulang zona kerawanan bahaya. Peta tersebut secara spesifik mengidentifikasi zona berbahaya dalam radius 3 kilometer dari puncak kawah sebagai area yang harus dikosongkan dari aktivitas penduduk. Wilayah terdampak mencakup empat desa di Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, yaitu:

  • Desa Lewotolok
  • Desa Lamawolo
  • Desa Atawuwur
  • Desa Jontona

Pemetaan ini menjadi dasar utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana kontinjensi dan menetapkan kebijakan evakuasi terstruktur.

Koordinasi Kesiapsiagaan dan Sistem Monitoring Terintegrasi

Menyikapi peningkatan status ini, Tim Tanggap Darurat PVMBG telah berkoordinasi secara langsung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata. Agenda prioritas koordinasi mencakup pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat di zona rawan bahaya serta penyiapan dan penandaan jalur evakuasi menuju titik kumpul yang aman. Untuk memperkuat sistem peringatan dini, telah dilakukan pemasangan lima titik sensor monitoring real-time di sekitar tubuh gunung. Data dari seluruh sensor akan dikonsolidasikan dan dapat diakses secara langsung oleh pusat komando (command post) yang berkedudukan di Kota Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata. Mekanisme evaluasi status juga telah ditetapkan secara periodik, dimana Level III (Siaga) akan ditinjau ulang setiap 72 jam berdasarkan perkembangan data monitoring terkini.

Situasi ini menuntut respons yang terukur dan berbasis data dari Pemerintah Kabupaten Lembata. Langkah strategis yang mendesak untuk diambil meliputi aktivasi penuh posko penanggulangan bencana, penguatan kapasitas logistik di lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan, serta komunikasi risiko yang transparan dan berkelanjutan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di empat desa yang masuk dalam zona bahaya langsung. Koordinasi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri, sangat krusial untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan tertib dan aman jika diperlukan. Pemerintah daerah juga disarankan untuk segera mengalokasikan dana darurat guna mendukung seluruh operasi kesiapsiagaan dan potensi tanggap darurat, sekaligus melakukan peninjauan terhadap Rencana Kontinjensi Penanggulangan Bencana Gunung Api yang berlaku.

Entitas dalam Berita
Organisasi: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, PVMBG, BPBD Lembata
Lokasi: Gunung Ili Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Kecamatan Nagawutung, Desa Lewotolok, Desa Lamawolo, Desa Atawuwur, Desa Jontona, Kota Lewoleba
Berita Terkait