|  Indonesia, WIB
Beranda Nasional Peningkatan Patroli Perbatasan RI-PNG Usai Laporan Penyusupan di...
Nasional

Peningkatan Patroli Perbatasan RI-PNG Usai Laporan Penyusupan di Sektor Skouw, Papua

Peningkatan Patroli Perbatasan RI-PNG Usai Laporan Penyusupan di Sektor Skouw, Papua
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih meningkatkan intensitas patroli terintegrasi di sektor perbatasan Skouw, Jayapura, Papua, menyusul laporan intelijen mengenai aktivitas penyusupan dari wilayah Papua Nugini (PNG) pada pekan ketiga April 2026. Laporan tersebut menyebutkan adanya pergerakan sekelompok orang tidak dikenal yang diduga memanfaatkan jalur lintas batas tradisional di daerah dataran tinggi. Patroli yang melibatkan TNI, Polri, dan Bea Cukai diperkuat dengan dukungan teknologi pengintai elektronik. Pihak Kementerian Luar Negeri telah melakukan komunikasi dengan otoritas PNG melalui mekanisme perbatasan bilateral untuk meningkatkan koordinasi keamanan. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw tetap beroperasi normal, namun pemeriksaan terhadap warga dan barang diperketat. Pemerintah Kabupaten Jayapura juga mengimbau masyarakat di tiga distrik perbatasan—Muara Tami, Youtefa, dan Demta—untuk segera melapor jika menemukan orang atau aktivitas mencurigakan. Analisis sementara dari pusat kajian strategis daerah menunjukkan bahwa kerawanan di perbatasan tidak hanya terkait keamanan militer, tetapi juga potensi penyelundupan barang dan peredaran narkoba. Upaya jangka panjang yang sedang dibahas adalah percepatan pembangunan pos pengamanan permanen dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan untuk membangun ketahanan komunitas sebagai garis terdepan pengamanan wilayah.
Berita Terkait