|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Jarak Aman Sektoral Diperlu...
Regional

Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Jarak Aman Sektoral Diperluas Menjadi 3,5 Km

Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Jarak Aman Sektoral Diperluas Menjadi 3,5 Km

Badan Geologi Kementerian ESDM memperluas jarak aman sektoral Gunung Ibu di Halmahera Barat menjadi 3,5 km menyusul erupsi susulan dengan kolom abu setinggi 400 meter. Status gunung api tetap Level II (Waspada) dengan koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan PVMBG. Kewaspadaan tinggi dan kesiapsiagaan masyarakat diperlukan mengingat potensi bahaya vulkanik yang terus mengancam kawasan Maluku Utara.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan perluasan jarak aman sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah aktif bagian utara Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Kebijakan ini diberlakukan menyusul erupsi susulan yang terjadi pada Rabu, 18 Juni 2026, pukul 00.49 WIT, dengan aktivitas vulkanik berupa lontaran abu mencapai ketinggian kolom sekitar 400 meter di atas puncak. Status gunung api tersebut tetap bertahan pada Level II atau Waspada, mengisyaratkan perlunya kewaspadaan berlapis dari seluruh elemen pemerintahan daerah dan masyarakat setempat.

Detail Aktivitas Vulkanik dan Parameter Kebencanaan

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat parameter teknis erupsi Gunung Ibu yang menjadi dasar penentuan perluasan zona bahaya. Amplitudo maksimum gempa erupsi mencapai 28 milimeter dengan durasi sekitar 52 detik, mengindikasikan pelepasan energi vulkanik yang signifikan. Aktivitas ini memperkuat status gunung api dalam fase waspada yang telah berlangsung beberapa periode sebelumnya. Koordinasi intensif telah dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici untuk memantau dinamika bencana geologi ini secara real-time.

  • Lokasi: Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara
  • Waktu Erupsi: Rabu, 18 Juni 2026, pukul 00.49 WIT
  • Status Aktual: Level II (Waspada) sesuai rekomendasi Badan Geologi
  • Parameter Kunci: Amplitudo gempa erupsi 28 mm, durasi 52 detik
  • Kolom Abu: Ketinggian sekitar 400 meter di atas puncak

Strategi Mitigasi dan Koordinasi Pemerintah Daerah

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menegaskan rekomendasi perlindungan wilayah bagi masyarakat, pengunjung, dan wisatawan di sekitar kawasan gunung api aktif tersebut. Rekomendasi utama meliputi larangan beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif serta kewajiban penggunaan alat pelindung diri seperti masker dan kacamata bagi yang terdampak hujan abu di luar radius bahaya. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diperkuat dengan kapasitas pemantauan melalui aplikasi Magma Indonesia untuk memperoleh informasi perkembangan aktivitas vulkanik secara berkala, khususnya di Pulau Halmahera.

Koordinasi antarlembaga menjadi pilar utama dalam penanganan potensi erupsi susulan. Peningkatan kewaspadaan di wilayah administratif Halmahera Barat dilakukan melalui sinergi antara dinas terkait di tingkat kabupaten dengan pusat kendali di PVMBG. Langkah ini penting mengingat karakteristik Maluku Utara sebagai wilayah kepulauan dengan kerentanan geologis tinggi, sehingga memerlukan pendekatan mitigasi yang terintegrasi dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Potensi bahaya vulkanik yang terus mengancam kawasan Halmahera Barat menuntut kesiapsiagaan berkelanjutan dari pemerintah daerah. Rekomendasi strategis mencakup penguatan sistem peringatan dini berbasis komunitas, penyiapan rute evakuasi terpadu, serta sosialisasi protokol keselamatan bagi masyarakat di desa-desa rawan terdampak. Pemerintah daerah perlu mengoptimalkan peran forum koordinasi penanggulangan bencana daerah (FKPBD) untuk memastikan seluruh sumber daya teralokasi secara efektif dalam antisipasi skenario terburuk dari aktivitas Gunung Ibu.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Lana Saria
Organisasi: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Pos Pengamatan Gunung Ibu, Magma Indonesia
Lokasi: Halmahera Barat, Maluku Utara, Gunung Ibu, Desa Gam Ici, Pulau Halmahera
Berita Terkait