|  Indonesia, WIB
Beranda Regional Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Ketahanan Masyarakat DAS Seruya...
Regional

Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Ketahanan Masyarakat DAS Seruyan Lawan Terorisme dan Radikalisme

Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Ketahanan Masyarakat DAS Seruyan Lawan Terorisme dan Radikalisme

Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan kegiatan sambang dan edukasi pencegahan terorisme serta radikalisme di masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan pada 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemetaan kerawanan wilayah yang menitikberatkan pada pendekatan preventif dan partisipasi masyarakat. DAS Seruyan dipilih berdasarkan analisis kerentanan akses transportasi air dan interaksi sosialnya terhadap infiltrasi paham ekstrem.

Personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sambang dan sosialisasi di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan pada Sabtu, 18 April 2026. Operasi yang berfokus pada peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman terorisme dan radikalisme ini menyasar masyarakat di kawasan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan teritorial.

Strategi Pencegahan Berbasis Komunitas di Kawasan Perairan

Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari program pencegahan yang menempatkan partisipasi masyarakat sebagai elemen utama. Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menekankan bahwa masyarakat merupakan garda terdepan dalam deteksi dini penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat preventif dan edukatif, dengan materi yang berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan. Interaksi langsung di lokasi strategis menunjukkan komitmen untuk membangun kesadaran kolektif akan keamanan wilayah.

Pemetaan Kerawanan dan Signifikansi Wilayah DAS Seruyan

DAS Seruyan dipilih sebagai lokus kegiatan berdasarkan analisis pemetaan kerawanan sosial di Kalimantan Tengah. Wilayah ini memiliki karakteristik geografis dan sosiologis yang dinilai rentan terhadap infiltrasi paham ekstrem. Indikator kerawanan yang menjadi pertimbangan meliputi:

  • Akses transportasi air yang luas dan terkoneksi dengan daerah pedalaman, memungkinkan mobilitas tanpa pengawasan ketat.
  • Interaksi sosial masyarakat yang heterogen di sepanjang aliran sungai, menciptakan dinamika komunitas yang perlu dipantau.
  • Letaknya yang strategis secara teritorial, menjadikannya titik potensial bagi penyebaran ideologi yang mengancam stabilitas.
Kegiatan di DAS Seruyan merupakan langkah operasional dari program yang lebih besar untuk mengidentifikasi dan menguatkan titik-titik rawan lainnya di seluruh provinsi.

Polda Kalteng menyatakan bahwa kegiatan serupa akan diperluas cakupannya ke daerah aliran sungai dan kawasan pedalaman lain di wilayah hukumnya. Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas keamanan teritorial melalui pendekatan soft power yang melibatkan masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan dianggap sebagai investasi strategis untuk membentuk imunitas sosial terhadap narasi radikal.

Sebagai catatan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan dan pemerintah daerah lainnya di Kalimantan Tengah, kolaborasi yang lebih terstruktur antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam program edukasi dan pemberdayaan masyarakat di kawasan perairan perlu ditingkatkan. Integrasi materi pencegahan radikalisme ke dalam program pembangunan desa dan forum komunikasi antarwarga dapat memperkuat efektivitas upaya tersebut. Pemantauan berkala terhadap dinamika sosial di sepanjang Daerah Aliran Sungai harus menjadi agenda bersama untuk menciptakan ketahanan wilayah yang berkelanjutan.

Entitas dalam Berita
Tokoh: Iwan Kurniawan, Dony Eka Putra
Organisasi: Ditpolairud Polda Kalteng, Direktorat Polisi Air, Polda Kalimantan Tengah
Lokasi: Kalimantan Tengah, DAS Seruyan, Kuala Pembuang
Berita Terkait