Nasional
BNPB: Kasus Karhutla di Kalteng Capai 180 Hektare, Tinggal 30 Hektare yang Belum Dipadamkan
22 September 2026, 00:00
Kalimantan Tengah
2 views
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan bahwa luas area hutan dan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 180 hektare. Satgas darat telah melakukan pemadaman intensif dan berhasil menangani sekitar 150 hektare dalam satu hari, sehingga menyisakan kurang lebih 30 hektare yang masih harus ditangani. Tantangan utama adalah munculnya titik api baru setiap hari dan karakteristik lahan gambut yang berpotensi kembali terbakar setelah dipadamkan. Selain api, kabut asap menjadi persoalan tersendiri yang belum dapat diatasi secara teknologi langsung, bergantung pada faktor alam seperti pergerakan angin dan hujan. Pemerintah mengupayakan turunnya hujan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu pemadaman dan mengurangi kepadatan asap. Salah satu pesawat OMC yang sebelumnya ditempatkan di Bandara Tjilik Riwut sempat tidak dapat beroperasi akibat jarak pandang rendah, sehingga operasi dialihkan ke Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin dan Bandara Pangkalan Bun. Upaya ini didasarkan pada prakiraan potensi pertumbuhan awan hujan dari BMKG untuk efektivitas maksimal.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Suharyanto
Organisasi: BNPB, BMKG
Lokasi: Kalimantan Tengah, Bandara Tjilik Riwut, Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Bandara Pangkalan Bun