|  Indonesia, WIB
Beranda Regional BNPB: 1.160 Warga Kepulauan Sangihe Terdampak Gempa, Masih Mengun...
Regional

BNPB: 1.160 Warga Kepulauan Sangihe Terdampak Gempa, Masih Mengungsi

BNPB: 1.160 Warga Kepulauan Sangihe Terdampak Gempa, Masih Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 1.160 jiwa warga Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, terdampak akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi baru-baru ini. Menurut keterangan resmi Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kabupaten Sangihe merupakan wilayah terdampak paling signifikan dari peristiwa ini. Sebagian warga yang sebelumnya mengungsi di rumah keluarga terdekat telah mulai kembali ke rumah masing-masing. Data BNPB per Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, menunjukkan bahwa gempa susulan dengan kekuatan kecil masih terus terjadi di wilayah terdampak. Kerusakan infrastruktur di Kabupaten Sangihe terdata sebanyak 54 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah rusak sedang, dan delapan unit rumah rusak ringan. Selain itu, dua unit gereja, satu unit sekolah, dan satu unit rumah dinas guru juga mengalami kerusakan. Wilayah terdampak lainnya meliputi Kabupaten Talaud yang mencatat 12 unit rumah, satu unit rumah sakit, dan satu gudang pelabuhan rusak, dengan 12 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Di Kabupaten Minahasa Utara, satu gedung gereja GMIM 76 serta satu fasilitas pendidikan juga mengalami dampak kerusakan. Pasokan listrik di Kabupaten Sangihe telah berangsur normal, kecuali di pulau-pulau terluar yang berada dekat dengan episentrum gempa.
Entitas dalam Berita
Tokoh: Abdul Muhari
Organisasi: Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB
Lokasi: Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kabupaten Sangihe, Kabupaten Talaud, Kabupaten Minahasa Utara
Berita Terkait