Regional
BMKG: Sulawesi Tenggara Masuki Musim Kemarau Secara Bertahap Juni–Agustus 2026
15 April 2026, 00:00
Sulawesi Tenggara
1 views
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memasuki musim kemarau secara bertahap mulai Juni hingga Agustus 2026. Prediksi ini menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi dampak kekeringan dan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peralihan musim ini perlu diantisipasi dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat guna mengurangi kerawanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi.
BMKG menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi terkait, seperti BPBD, dinas pertanian, kehutanan, dan kesehatan, dalam menyusun rencana kontinjensi menghadapi musim kemarau. Fokus utama adalah pada daerah-daerah yang secara historis rentan terhadap kekeringan panjang dan kebakaran lahan. Informasi dari BMKG ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan tata kelola air, pertanian, serta kewaspadaan dini terhadap bencana asap jika terjadi karhutla.
Pemerintah daerah diimbau untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan, mengenai pola tanam yang adaptif dan larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah, mengingat dampak kekeringan dan karhutla dapat mengganggu ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi regional.
Entitas dalam Berita
Organisasi: BMKG, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BPBD
Lokasi: Sulawesi Tenggara, Sultra