Regional
Aktivitas Gunung Merapi Sabtu 23 Mei 2026: Ada 5 Kali Guguran Lava Selama 6 Jam Terakhir
23 Mei 2026, 00:00
Gunung Merapi, Perbatasan DIY & Jawa Tengah
10 views
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan. Berdasarkan pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta periode 00.00-06.00 WIB pada Sabtu, 23 Mei 2026, tercatat 5 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Selain itu, dalam periode yang sama, terekam 30 kali gempa Guguran, 18 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, dan 1 kali gempa Tektonik Jauh.
BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Level III (Siaga). Rekomendasi potensi bahaya saat ini adalah guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong (maksimal 5 km), serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km). Pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (5 km). Lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma ke Gunung Merapi masih berlangsung, yang berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan. BPPTKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai ancaman lahar serta awan panas, terutama saat terjadi hujan di seputar gunung api. Pemantauan terus dilakukan untuk meninjau kembali tingkat aktivitas jika terjadi perubahan yang signifikan.